Ibu adalah segalanya bagi kita. Begitu pula yang dikatakan oleh penulis hebat Washington Irving. "Ibu adalah sahabat sejati, hanya ibulah yang tetap bersama kita dalam semua kesusahan, kesedihan dan saat tergelap dalam hidup kita”. Dan itulah yang kita yakini “Ibu adalah segalanya”.
Siapakah Ibuku? Ibuku anugrah terindah bagiku, seorang yang sangat spesial yang pertama aku kenali saat lahir didunia ini. Ibuku seorang Insinyur yang paham benar dengan sifat dan keinginanku. Ibuku bagaikan kapal induk tegar, yang selalu mengasihi dan selalu membukakan pintu bagi anak yang membutuhkannya. Dan Ibuku adalah Surgaku.
Ya Ibuku adalah Surgaku, seperti yang diajarkan oleh agama saya “Surga ada di telapak kaki Ibu”. Aku percaya bahwa disetiap inci kaki Ibuku melangkah pasti terdapat jutaan kebaikan disetiap langkahnya, karena aku yakin langkah itu pasti untuk kebaikan anak-anaknya. Meskipun Ibu selalu marah, itu hanyalah bagian kecil dari Ibu, dan bagian besarnya adalah rasa sayang dan Cinta. Karena marahnya ibu adalah wujud cinta Ibu terhadap anaknya.
Ibu adalah orang yang secepatnya kau hampiri bila kau dalam masalah, tetapi saat Ibu dalam masalah dia hanya menyimpan serta menutup-nutupinya begitu besar perjuangan Ibu. Tak hanya itu saja dia juga bertingkah seperti tidak ada apa-apa dalam hidupnya. Perjuangannya sangat tinggi dan Ibuku rela berkorban untuk aku 16 tahun lamanya. Tanpa mengharapkan imbalan, tanpa pamrih. Itulah Ibuku.
Ibuku sangat berpengaruh bagi kehidupanku, ia selalu ikut andil dalam semua yang aku lakukan di kehidupanku, dia selalu mengerti bagaimana kehidupanku akan berjalan. Ibuku bagaikan penuntun kahidupanku, penerang jalanku, serta tujuan hidupku. Ya Ibuku adalah tujuan hidupku, membahagiakan dia. Ibuku bagaikan malaikat dalam kehidupanku.
Aku memang selalu mendewakan Ibuku disetiap waktu. Namun bodohnya aku tidak pernah mengungkapkan isi hatiku sebernarnya kepada Ibuku. Aku tak pernah memujamu, Aku tak pernah bersifat baik kepadamu, Aku tak pernah halus kepadamu, dan Aku tak pernah berkata sayang padamu Ibu. Tetapi “sayang” tak harus diungkapkan, “sayang” adalah perasaan yang tak dapat diungkapkan oleh kata-kata “sayang” adalah bukti cinta kita. Aku sayang kamu Ibu :)


