Minggu, 01 Februari 2015

Mereka adalah Orang Yang Berpengaruh Bagiku

Dibuat oleh Welly
    Jika ditanya siapa orang yang paling dekat dengan aku, aku akan menjawab “SAHABAT”. Jika ditanya siapa orang yang paling mengerti keadaanku selain kedua orang tuaku, aku akan menjawab dengan cepat “SAHABAT”. Jika ditanya siapa orang yang berpengaruh dalam hidupku, aku akan menjawab dengan sangat cepat  “SAHABAT”. Karena begiku sahabat adalah orang yang paling berarti dalam kehidupan kita, selain orang tua kita :)
      Aku mempunyai 2 orang sahabat yang bernama Syahrul dan Welly. Mereka aku kenali sejak aku pindah ke Sidoarjo tepat waktu kelas 3 SD. Aku kenal mereka saat duduk bersama dibangku SD dan aku ingat betul susunan bangku kami bertiga, Welly sebelah kanan, Syahrul sebelah kiri, sedangkan aku diapit oleh mereka berdua “ditengah”. Kami selalu bekerja sama dalam belajar sampai ulangan pun kami juga masih bekerja sama, bukan menyontek tetapi belajar bersama dimalam hari sebelum ulangan. Persahabatan kami tidak berjalan dengan mulus, seperti banyaknya hubungan antar umat manusia dibumi ini, persahabatan kami juga mempunyai banyak masalah tetapi dapat kami lewati sampai sejauh ini. Banyak survei membuktikan bahwa persahabatan tidak akan berlanjut lebih dari 5 tahun, tetapi ternyata survei itu salah besar. Kami sudah bersahabat lebih dari 5 tahun, 7 tahun.
      Mereka adalah orang yang paling berpengaruh bagiku sejak aku pindah ke kota Sidoarjo ini. Mereka merubah secara total gaya hidupku, mereka merubah caraku bersykur kepada pencipta alam semesta, mereka merubah diriku. Aku sangat bersyukur mempunyai sahabat yang satu keyakinan, Islam. Aku bersyukur mereka adalah orang-orang yang taat dengan satu keyakinan itu, Islam.
      Syahrul dan Welly adalah orang yang selalu mengigatkanku kepada yang pemilik semua ini, mereka selalu mengingatkanku akan kewajiban 5 waktu. Saat pertama kali aku mengenali mereka, merekalah yang menyempurnakan sholatku selain Ayahku sendiri. Mereka adalah orang yang selalu melihat kebawah dan selalu melangkah kedepan, mereka adalah yang mengertikan ajaran orang tuaku bahwa hidup ini tidak mengejar Kesuksesan akan tetapi mementingkan Kesempurnaan. Dan merekalah yang mengajariku untuk selalu bersyukur akan hari ini, dan berdoa akan hari esok.
      Orang tua mereka tidaklah sama dengan Orang tuaku, mereka hidup dalam keluarga yang “tak lebih” dari cukup. Sahabatku hidup dalam kesederhanaan, hidup dalam kehidupan yang nikmat, yang diberikan oleh sang maha pencipta. Tetapi dalam kesederhanaannya itu mereka menjadikan diri mereka istemewa dimataku, karena mereka adalah orang yang polos yang hanya mengenal siapakah penciptanya. Ya mereka hanya mengenal Tuhan kami, Kewajiban yang diberikan oleh Tuhan kami, LaranganNYA, mereka hanya hidup dalam keterbatasan ekonomi, bukan keterbatasan iman.
      Arti sahabat menurutku sendiri adalah “Keluarga”. Merekalah yang menemani waktu kosongku, bermain denganku, menghiburku. Merekalah yang hadir disaat aku dalam kesusahan. Dan merekalah yang berpengaruh dalam kehidupanku.
sahabat /sa·ha·bat/ n kawan; teman; handai: 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar